Sumber : http://www.femina.co.id/diet/tips/7.tahap.terapi.hypnolangsing/003/002/74
1. Pre-talk
Terapis menggali sebab pemicu stres.
Tentang kapan, bagaimana, di mana, dan siapa. Sebaliknya, pasien
mengeluarkan pikiran yang mengganjal, juga bercerita tentang kebiasaan
makannya. Sangat mungkin, fakta emotional eater terbuka di sesi ini.
“Misalnya, Anda mengira bahwa ngemil terus-terusan
di mobil di tengah macet itu tidak apa-apa. Padahal, ini salah satu
kegiatan makan yang dilakukan karena stres menghadapi macet. Kalau tiap
hari macet, lalu ngemil, tak heran kalau berat badan Anda melonjak,”
kata Dr. Dewi.
Untuk menggali penyebab stres, sedih, khawatir, trauma, tak jarang butuh waktu lebih dari 1 atau 2 sesi. Setiap sesi biasanya waktunya dibatasi sekitar 45 menit.
2. Hipnosis
Ini
diberikan kepada pasien yang merasa sulit mendeteksi sebab dan rupa
masalah dalam dirinya. Dengan mata terpejam, ia akan dibuat relaks dan
tenang. Di tahapan ini biasanya akan menjadi jelas penyebab (trigger)
masalah yang berdampak buruk pada perilakunya.
3. Induksi
Terapis membawa pasien pada gelombang alpha dan tetha (bawah sadar).
4. Regresi
Pasien diminta mengingat kembali ke masa lalu (flashback), guna mendeteksi kemungkinan terjadinya rasa kecewa atau trauma.
5. Sugesti
Tujuannya,
agar ia bisa menerima kondisi traumatis tersebut dengan positif. Juga
sugesti agar ia bisa berhenti makan secara berlebihan, serta bersemangat
untuk melakukan olahraga.
6. Sugesti pascahipnosis
Kali
ini, hipnosis menjangkar alam bawah sadar, agar rasa lapar hilang saat
terbangun. Sugesti ini kerap ditanamkan terutama untuk mereka yang sulit
merasa kenyang.
7. Mnesik
Pasien diminta terbangun, yang merupakan tahap akhir sesi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar