Sumber : http://www.femina.co.id/diet/nutrisi/pembakar.kalori.dari.dapur/003/001/23
1. Jahe
Jahe,
yang biasa digunakan sebagai bumbu penghilang bau amis, ternyata memicu
metabolisme tubuh dengan dua cara. Pertama, meningkatkan konsumsi
oksigen pada otot, yang membuat tubuh membakar kalori. Kedua,
meningkatkan asam laktat yang memicu produksi hormon pertumbuhan.
Hasilnya, lebih banyak simpanan lemak di tubuh yang terbakar menjadi
energi.
2. Kayu manis
Kayu
manis ternyata tak hanya harum, tapi juga dapat mengendalikan produksi
insulin sehingga gula darah stabil. Kaitannya dengan berat tubuh, berkat
gula darah yang stabil, Anda tak terkena sindrom lapar lagi setelah
makan. Cukup dengan 1/4 sendok teh kayu manis, kerja metabolisme tubuh
menjadi 20 kali lebih cepat dan kadar gula dalam darah menurun.
Masukkan kayu manis dalam kopi, teh, susu, atau seduh bersama rempah
lain dan nikmati hangat-hangat.
3. Cabai
Zat
capsaicin yang membuat cabai terasa pedas, ternyata dapat meningkatkan
suhu tubuh, memicu produksi adrenalin, dan meningkatkan metabolisme
tubuh. Capsaicin bahkan dapat menekan rasa lapar dan membuat seseorang
lebih ‘puas’ setelah memakannya.
4. Teh hijau
Teh
hijau mengandung kafein, dan kafein memang dikenal sebagai pembakar
lemak. Tapi, epigallocathecin gallate (EGCG) yang membuat teh hijau
istimewa. Ia bersifat antioksidan, juga bermanfaat meningkatkan
metabolisme dan memicu pembakaran lemak di tubuh. Mereka yang
berolahraga dan minum teh hijau, dapat membakar lebih banyak kalori
ketimbang yang berolahraga tanpa minum teh hijau. Tiga cangkir teh hijau
sehari dapat membuat 80 kalori lebih banyak terbakar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar